Free Essay

Artikel Culture and the Question of Rights Membincangkan Mengenai Hak Harta Di Asia Tenggara

In: Social Issues

Submitted By asrul
Words 330
Pages 2
* Artikel Culture and the Question of Rights membincangkan mengenai hak harta di asia tenggara. Ianya tertumpu kepada masyarakat pribumi yang berjuang untuk mempunyai budaya, hak-hak mereka, dan undang-undang yang dihormati dan diterima oleh kerajaan * Dalam siri artikel, Charles Zerner dokumen bagaimana penduduk tempatan mencabar " discovery doctrine " yang tidak menghormati undang-undang adat mereka * Masyarakat pribumi menggunakan lagu, tarian, puisi, dan mimpi dalam memberitahu tentang budaya, hak-hak mereka dan undang undang * Manakala barat menggunakan suatu surat ikatan untuk menyampaikan hak-hak yang sama * Artikel etnografi mendedahkan kita kepada ketidakadilan terhadap orang asli di atas nama pembangunan, kemajuan, tamadun dan manakala pada masa yang sama menyediakan maklumat mengenai undang-undang harta adat. * Pada tahun 1930, seorang etnografer British dan kurator muzium HD Noone menerbitkan peta kawasan tadahan Perak / Kelantan * Ianya merupakn tempat kediaman dan perlindungan untuk beberapa kaum Orang Asli termasuk masyarakat Temiars. * Dengan peta ini tempat kediaman mereka memasuki rekod penjajah. * Tetapi lama sebelum ini, rantau ini telah dipetakan dalam bentuk lagu oleh Temiar pemburu-pengumpul dan horticulturalists. * Pengetahuan masyarakat Temiars diterjemahkan menggunakan medium lagu: perubatan, peribadi, sosial, sejarah, geografi. * Dalam artikel yang ditulis oleh Marina Roseman, “Singers of the Landscape: Song, History, and Property Rights in Malaysian Rainforest,” menceritakan bagaimana masyarakat Temiar Malaysia menuntut hak mereka ke atas tanah mereka melalui lagu dan mimpi. * Masyarakat Temiar menuntuk hak tanah bukan atas hak individu tetapi hak bersama-sama * Hak yang ditekankan oleh masyarakat Temiar adalah hak untuk hidup, mengumpul, menanam, menuai, memburu, ikan, dan akan dikebumikan di tanah komunal. * Mereka juga membuat keputusan bagaimana tanah akan dibahagikan di kalangan ahli-ahli untuk menjalankan aktiviti pertanian dan penuaian * Pokok buah-buahan yang ditanam oleh penduduk terdahulu, akan dipertanggungjawabkan oleh individu yang menjaga pokok buah-buahan tersebut. * Individu ini tidak mempunyai hak keatas buah-buahan yang dihasilkan oleh pokok tersebut, tetapi mempunyai kuasa untuk bersuara dalam meramu dan mengagihkan hasil pokok tersebut * Hak mutlak keatas pokok tersebut hanya kepada anak-anak kepada ibu dan bapa yang menanam pokok tersebut.…...

Similar Documents

Free Essay

International Human Resources Management

...adalah agenda politik yang diperjuangkan parti pembangkang DAP. Ia pada mulanya adalah rancangan untuk menentang dasar etnik pada Artikel 153 Perlembagaan Persekutuan oleh People’s Action Party (PAP), sebuah parti politik Singapura yang dipimpin Lee Kuan Yew. Konsep ini bukan saja tidak mendapat tempat di hati rakyat Malaysia yang berbilang kaum, malah didapati amat subversif sehingga boleh memecahbelahkan rakyat. Konsep inilah yang membawa kepada penyingkiran Singapura daripada Persekutuan Malaysia pada 1965. Konsep ‘Malaysian Malaysia’ adalah perjuangan DAP terhadap apa yang didakwanya sebagai pencerobohan hak kaum bukan Melayu oleh kaum Melayu. Ia dipersepsikan wujud dalam bentuk tindakan afirmatif yang mendiskriminasi kaum bukan Melayu. Persepsi ini bukan saja tidak betul, malah pencabulan terhadap persetujuan etnik yang dicapai kaum Melayu, Cina dan India dalam pakatan kemerdekaan. Pakatan kemerdekaan ini kemudian menjadi salah satu lunas penting dalam Perlembagaan Persekutuan. Ia adalah tolak ansur antara isu kerakyatan dalam kalangan bukan Melayu dengan apa yang kemudian dikenali sebagai Ketuanan Melayu. Ketuanan Melayu – walaupun istilah yang kurang disenangi sesetengah pihak – sebetulnya adalah legitimasi watan mengenai bahasa, kedudukan, lambang kuasa serta agama penghuni asal negara ini. Secara fitrahnya ia dilindungi di mana-mana negara, apatah lagi yang majmuk seperti Malaysia. Pakatan kemerdekaan juga dikenali sebagai kontrak sosial. Walaupun......

Words: 1850 - Pages: 8

Premium Essay

Asking the Right Questions

...model, one sample memo originating from a Cliffside Holding Company of Massapequa will be referenced. The 10-steps of Critical Thinking defined in asking the Right Questions, Browne (2012) will guide this discussion. A summation of findings and suggestions for future readings concludes this discussion. Asking the Right Questions What are the issue and conclusions? The first step to appreciating the authenticity and credibility of the work is to identify the issue as well as the conclusion purported by its author. Browne (2012) defines the issue as the question or controversy that is responsible for the discussion, the actual stimulus (p. 19). In the memo by A. Ravaswami to one of his colleagues, the issue raised is whether a leadership development program is even necessary (A. Ravaswami, personal communication, October 10, 2012). This is an example of an explicitly stated prescriptive issue. The author is raising the question as to what is the proper route for training his top-level executives. The answer to this will involve ethical, moral and personal viewpoints and is therefore a prescriptive issue. Defining the conclusion although complex is the essence of utilizing critical thinking as it helps the reader focus on the message that the author would like us to accept. In Asking the Right Questions, Browne (2012) offered sequential steps to locating this author’s conclusion and are listed here. 1. Ask what the issue is: Knowing and understanding......

Words: 2293 - Pages: 10

Free Essay

Regionalisme Di Kawasan Asia Tengah

...Asia Tengah adalah kawasan yang terdiri dari lima negara, yaitu Tajikistan, Turkmenistan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Kazakhstan. Kelima negara ini adalah negara pecahan dari Uni Soviet. Setelah Perang Dingin berakhir, kelima negara ini kemudian memisahkan dirinya dari Uni Soviet dan menyatakan kemerdekaannya masing-masing di tahun 1991. Masing-masing negara di Asia Tengah memiliki karakteristik geografis yang berbeda-beda. Tajikistan, Kirgistan, dan Uzbekistan termasuk ke dalam kategori landlocked countries, sedangkan Turkmenistan dan Kazakhstan berbatasan langsung dengan Laut Kaspia. Perbedaan karakteristik geografis ini berdampak pada perbedaan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing negara, dimana Turkmenistan dan Kazakhstan yang berbatasan langsung dengan Laut Kaspia memiliki akses minyak bumi dan gas alam yang terdapat disitu. Sedangkan Uzbekistan meskipun tidak berbatasan secara langsung dengan kawasan tersebut, tapi negara ini memiliki gas alam dalam jumlah yang cukup besar. Terlepas dari perbedaan-perbedaan tersebut, kawasan ini juga mempunyai beberapa kesamaan, diantaranya bentuk pemerintahannya yang sama-sama republik dengan pemerintah yang bersifat otoriter, serta pola perdagangannya yang sama-sama tidak menjadikan negara-negara di kawasan tersebut sebagai major trading partners. Regionalisme merupakan fenomena umum yang terdapat di dunia pada beberapa waktu terakhir. Tidak ada wilayah di dunia yang tidak memiliki kerjasama regional, perbedaannya hanya......

Words: 2484 - Pages: 10

Free Essay

East Asia Culture

...problems experienced by the parent culture” (Storey, 133), and youth subculture “refuse to conform to the supposed passive commercial tastes of the majority of youth” (Storey, 138). In Epstein’s article, he presents the phenomenon the Korean teenagers begin to pay attention to the “punk” culture, including the bars (which called “drug”), the punk music and so on. In his article, many Korean teenagers are interviewed and present that the reason that they are interested in this “punk” culture is because they want to identify themselves different from their parents’ culture section. They think their parents’ culture is too far away from their current life, and they cannot find the majority of common points through their parents’ culture. Then, they begin to search a new culture that they could identify themselves. However, this new culture is not really new, it shares some same area with their parents’ culture, and their culture can only be called as subculture. For example, the Korean teenagers who saw they belong to “punk” were not really “punk” that as we known exists in the European countries. Those Korean teenagers present that they just want to relax themselves through the punk culture. Since they did not live in the same period as their parents did, for example they did not understand the real situation under the colonial of Japan, they could not identify them as their parents’ culture, and then, they searched and adjusted a different culture as their identity. The second......

Words: 540 - Pages: 3

Free Essay

Artikel Peristiwa Di Padang Mahsyar

...ARTIKEL PERISTIWA DI PADANG MAHSYAR Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang senantiasa berpegang teguh pada sunnah Beliau sampai hari kiamat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلاً “Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 5102 dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha). Demikianlah keadaan manusia tatkala bertemu dengan Allah Ta’ala di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan. Meskipun demikian, akhirnya mereka diberi pakaian juga. Dan manusia yang pertama kali diberi pakaian adalah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ أَوَّلَ مَنْ يُكْسَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِبْرَاهِيْمُ “Sesungguhnya orang pertama yang diberi pakaian pada hari Kiamat adalah Nabi Ibrahim.” (Hadits shahih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 4371). Adapun pakaian yang dikenakannya ketika itu adalah pakaian yang dikenakan ketika mati. Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: اَلْمَيِّتُ يُبْعَثُ فِيْ ثِيَابِهِ الَّتِيْ يَمُوْتُ فِيْهَا “Mayit akan dibangkitkan dengan pakaian yang dikenakannya ketika......

Words: 1314 - Pages: 6

Premium Essay

Asking the Right Questions

...order to validate each argument in the memo I will apply the critical thinking model from the book “Asking the Right Questions” by Browne and Keeley (2010). This model is comprised of ten steps for an audience to critically analyze a conclusion by speakers and writers. The first step of the critical thinking model is to identify the conclusion of a speaker’s or writer’s argument (Browne & Kelley, 2010). Browne and Kelley (2010) define the conclusion of a speaker or writer as the “message that the speaker or write wishes you to accept”. The conclusion of the business memo is stated by Ms. Ford, “APEU Local No. 121 should challenge the governor’s proposed privatization of the DMV information systems management function as an unfair management practice”. The conclusion in this memo is located at the end of the memo and clearly stated in the conclusion section however to validate that this statement is the conclusion, identification of the issue is necessary. Browne and Kelley (2010) define an issue as a “question or controversy responsible for the conversation or discussion”. The critical thinking model describes two types of issues that could exist in a speaker’s or writer’s argument: Descriptive issue which raise questions about the accuracy of descriptions; or Prescriptive issues which raise questions about what the accepted decision should be or what is right versus what is wrong (Browne & Kelley, 2010). In this memo the issue is of the Prescriptive type:......

Words: 2585 - Pages: 11

Free Essay

Asking the Right Questions

...Why Questions are the Answers Leaders commonly set goals to achieve their directives and without clarity to define the goals themselves, many of them would miss the mark. The importance of asking questions helps clarify goals. Asking the right questions is important and so is knowing if one has the right answers before beginning any project in which goals are used as milestones along the way. Let’s first look at the “how” of this process by examining how questions can ensure the success of any given project. How Questions Help Questions do not just define the goal itself. Rather, questions must also be asked in order to define the basis for the goal. The importance of asking questions to ensure a successful project can be explained thus: A clear project definition and detailed objectives are critical to the success of the project. If the definition and objectives are ambiguous, unrealistic, not agreed upon, or not written down, the project is in serious trouble before it begins. Whatever time and energy you need to define the project properly in the planning stage is much less than what it will cost to fix problems after the project is completed (Richman, 2011, p. 46). Therefore, by asking questions at the beginning of the project, one can save both time and money as well as minimize the potential for running into trouble from the start. It is evident that it is important to ask questions to help ensure a smoother project overall, so now......

Words: 709 - Pages: 3

Premium Essay

Asking the Right Questions

...thinker and to be able to ask lots of good questions, but I don’t know what questions to ask or how to ask them.” (Browne & Keeley, 2011) In our text “Asking the Right Questions: A Guide to Critical Thinking (10th Ed.) The authors explore the benefits and necessity for critical thinking as it relates to the process of asking the right questions to make an informed decision and conclusion to an argument. The authors Browne and Keeley (2011) give two different approaches that can be taken in order to achieve success in critical thinking; the Interactive approach which involves evaluation of what is being read or heard and the sponge approach which involves little thought because you are simply absorbing everything you read and hear. With a good combination of the two one can successfully go through the critical thinking process and ask and answer all the right questions. So what are the right questions? Browne and Keeley give 10 questions that create a stairway to successful critical thinking. I am going to go through the 10-question model and examine a Memo written by Ms. Mary Ford the Director of Human Resources of APEU to Mr. Hector Fuentes the President of APEU local No. 121. I. What are the Issues and Conclusions? An issue is a question or controversy responsible for the conversation or discussion. It is the stimulus for what is being said (Browne & Keeley, 2011). There are two types of issues, descriptive which are those that raise questions about the accuracy of the......

Words: 342 - Pages: 2

Free Essay

Pandangan Islam Mengenai Hubungan Etnik

...BAB 7 PANDANGAN ISLAM MENGENAI HUBUNGAN ETNIK 8. TOLERANSI ISLAM DALAM HUBUNGAN ETNIK 1. Layanan baik – sesama Islam & bukan Islam; tingkah laku mulia, ikhlas, mesra, berkwn baik berhemah, memberi makanan, dll. 2. Menjaga hak jiran – meghormati hak jiran bukan Islam; kepercayaan agama & menolong jiran miskin. 3. Kebajikan – Jabatan Kebajikan Masyarakat & PERKIM. 4. Hubungan silaturrahim – menghadiahkan sesuatu kpd jiran & berbaik-baik. 5. Adab berdialog baik – debat disyariatkan; menegak kebenaran, dakwah & debat tercela; ingin menang bukan mencari kebenaran. 1. ISLAM HADHARI * DEFINISI * Pendekatan pembangunan manusia, masyarakat & negara Msia menyeluruh berdasarkan perspektif tamadun Islam. * OBJEKTIF * Melahirkan individu & masyarakat yg tinggi kerohanian, berakhlak, berintelektual, berdikari, berdaya saing, kehadapan, berinovasi, cekap, bijaksana menangani cabaran, rasional, praktikal & damai (JAKIM 2005:14) 5. ASAS-ASAS HUBUNGAN ETNIK DALAM ISLAM 1. Berkenal-kenalan – nama, tempat tinggal, kedudukan seseorg, corak kehidupan, budaya bangsa & etnik asal. 2. Persefahaman – saling mengenali, berpegang teguh ajaran agaman & nilai-nilai murni. 3. Bantu-membantu – pertolongan tenaga, harta & masa. 4. Persaudaraan – pertalian erat; ibarat isi dgn kuku. 5. Kasih sayang – hubungan kemesraan. 6. Saling menjamin – melindungi satu sama lain. 2...

Words: 490 - Pages: 2

Premium Essay

Asking the Right Questions

...Purpose / Introduction The purpose of this paper is to apply all ten steps of the critical thinking model described in the tenth edition of Asking the Right Questions by Browne and Keeley (2012) to Penn-Mart’s Health Care Strategy Memorandum. Additional research has been conducted to cross reference and strengthen the findings while remaining objective. What are the Issues and the Conclusions? Browne and Keeley (2012) describe an issue as a question or controversy responsible for the conversation or discussion. It is the stimulus for what is being said. The main issue within this memo surrounds the rising cost of employee healthcare benefits. The author of the document, Salvador Monella, is the Senior Vice President of Human Resources. This information is vital in proving that Monella has a vested interest and responsibility in reducing the cost of health benefits, paid for by Penn-Mart. Browne and Keeley (2012) proceed to explain how a conclusion is a statement or set of statements that the writer or speaker wants you to believe. The conclusion within this memo is that Penn-Mart should institute a wellness initiative in support of lowering the cost of health care for employees.. Monella then goes on to support the conclusions by providing high level reasoning. What are the Reasons? The text defines reasons as beliefs, evidence, metaphors, analogies, and other statements offered to support or justify conclusions (Browne and Keeley, 2012, p. 28). The reason......

Words: 2006 - Pages: 9

Premium Essay

Asking the Right Questions

...Asking the Right Questions-11 Step Analysis Introduction “I know it’s good to be a critical thinker and to be able to ask lots of good questions, but I don’t know what questions to ask or how to ask them.” (Browne & Keeley, 2011) In our text “Asking the Right Questions: A Guide to Critical Thinking (10th Ed.) The authors explore the benefits and necessity for critical thinking as it relates to the process of asking the right questions to make an informed decision and conclusion to an argument. The authors Browne and Keeley (2011) give two different approaches that can be taken in order to achieve success in critical thinking; the Interactive approach which involves evaluation of what is being read or heard and the sponge approach which involves little thought because you are simply absorbing everything you read and hear. With a good combination of the two one can successfully go through the critical thinking process and ask and answer all the right questions. So what are the right questions? Browne and Keeley give 10 questions that create a stairway to successful critical thinking. I am going to go through the 10-question model and examine a Memo written by Ms. Mary Ford the Director of Human Resources of APEU to Mr. Hector Fuentes the President of APEU local No. 121. I. What are the Issues and Conclusions? An issue is a question or controversy responsible for the conversation or discussion. It is the stimulus for what is being said (Browne & Keeley, 2011). There......

Words: 976 - Pages: 4

Free Essay

Hubungan Antara China Dengan Melayu Di Malaysia Dari Aspek Ekonomi Dan Politik

...luar tetapi menumpukan lebih banyak kepada bidang perniagaan terutama dengan negeri-negeri di Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Barat. Hubungan paling gemilang dan bermakna antara Alam Melayu dengan China ialah yang dijalinkan antara Kesultanan Melaka dan Dinasti Ming dalam abad ke-15. Persahabatan antara Melaka dan China wujud sebelum itu lagi apabila seorang utusan Raja China sampai di Melaka pada tahun 1403 dan Parameswara membalas dengan satu perutusan ke China pada tahun 1405. Laksamana Cheng Ho telah membawa hadiah bingkisan daripada Raja China, yang dibalas pula oleh Parameswara pada tahun 1407. Seterusnya beberapa orang Raja Melaka telah melawat China iaitu Parameswara (1411), Megat Iskandar Syah (1414), Sultan Muhammad Syah (1424) dan Sultan Abu Syahid (1445). Sebelum kedatangan, British bilangan masyarakat Cina terlalu kecil dan terlibat dalam bidang perniagaan. Penghijrahan secara beramai-ramai orang Cina ke Tanah Melayu berlaku selepas Inggeris mengambilalih Pulau Pinang pada tahun 1826, Singapura pada tahun 1819 dan penubuhan Negeri-Negeri Selat pada tahun 1826. Kebanyakan mereka berasal dari wilayah Kwangtung dan Tukuin, Amoy, Sen-Yu, Hok-Chiu, Eng Chon dan lain-lain. Mereka terlibat dalam sektor perlombongan di Lukut, Sungai Ujong, Larut, Kelang dan Kuala Lumpur. Di samping itu orang Cina dibawa masuk ke Johor melalui sistem Kangchu yang membenarkan mereka bekerja di ladang lada dan gambir. Wujudnya kerjasama ekonomi dalam bentuk perdagangan dua hala......

Words: 1177 - Pages: 5

Free Essay

Harta Pusaka

...sebagai agama yang sempurna telah menentukan cara-cara pemilikan harta yang sah menurut hukum syarak seperti pemilikan melalui hibah, wasiat, wakaf serta faraid. Pemilikan harta oleh seseorang individu melalui salah satu cara tersebut telah diiktiraf oleh Islam sebagai hak milik sempurna (Mohd Zamro 2006). Oleh yang demikian, hak milik ini tidak boleh dilucutkan oleh sesiapapun tanpa persetujuan daripada pemiliknya melainkan dengan cara yang dibenarkan. Mana-mana individu yang memiliki harta di bawah kategori hak milik sempurna adalah bebas menggunakan serta menikmati harta mereka dalam batas-batas yang ditetapkan. Justeru sebagai satu pengiktirafan kepada hak milik yang diberikan, mereka layak melaksanakan apa-apa transaksi berkaitan harta tersebut termasuk melakukan pindah milik, wakaf, wasiat dan hibah. Selain daripada itu, mereka juga berhak mewariskan harta tersebut selepas kematian dalam bentuk pusaka. Konsep pengurusan harta merupakan perkara yang amat penting bagi menjamin agar harta mampu beredar dan bergerak cergas di dalam pelbagai sektor kehidupan bagi penggunaan yang luas dan menyeluruh. Konsep pengurusan harta sedemikian memberikan hak pemilikan kepada seseorang atau segolongan yang lain. Selain itu, pengurusan harta yang baik boleh memberi galakan kepada transaksi harta agar dapat memperluaskan skop peredaran harta dan kekayaan sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat. Oleh yang demikian, pengurusan harta secara sistematik dan teratur ini adalah bertujuan......

Words: 8402 - Pages: 34

Free Essay

Perbudakan Di Era Modern

...Perbudakan di Era Modern Oleh : Yosua Kristian NIM : 411010028 Tindakan perdagangan manusia di negara kita ini sudah merupakan rahasia umum. Hampir pada setiap media massa memberitakan tentang perdagangan manusia. Sehingga tidak mengherankan apabila kegiatan perdagangan manusia ini merupakan yang terbesar ke tiga setelah perdagangan senjata dan perdagangan narkotika. Perdagangan manusia yang menonjol diantaranya pemberitaan mengenai perempuan dan anak-anak. Pada artikel ini penulis membahas tentang human trafficking atau yang biasa disebut perdagangan manusia. Trafficking ini berkaitan pula dengan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Menurut UU No. 39 Tahun 1999 pasal 1 angka 1 tentang HAM dan UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) adalah “ seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.” Sedangkan dalam pengertian umum, HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan hak yang sudah ada pada diri manusia sejak dilahirkan hingga seumur hidupnya. Sebagai warga negara Indonesia yang baik dan menghormati hukum kita harus menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia. Kita tidak boleh membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya agar tidak terjadi kesenjangan......

Words: 2592 - Pages: 11

Free Essay

Analisis Kasus Sumber Daya Manusia Pada Nike, Inc Di Indonesia

...TUGAS INDIVIDU MATA KULIAH ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA Analisis Kasus Sumber Daya Manusia Pada NIKE, Inc di Indonesia (Upah, Jam Kerja, Usia Pegawai, Uang Lembur, dan Pesangon) Oleh: Novina Eka S. P056111291.47 Dosen: Prof. Dr. Ir. Aida Vitayala S. Hubeis PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN DAN BISNIS SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 OSDM – Studi Kasus NIKE - novinaekas DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi ........................................................................................................... 2 BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................... 3 I.1 Latar Belakang ............................................................................ 3 I.2 Tujuan Penulisan ......................................................................... 4 BAB II. LANDASAN TEORI ...................................................................... 5 II.1 Manajemen Sumber Daya Manusia ........................................... 5 II.2 Profil Perusahaan Nike, Inc ....................................................... 7 BAB III. PEMBAHASAN ............................................................................ 12 III.1 Penjabaran Kasus .................................................................... 12 III.2 Pembahasan ............................................................................. 15 III.3 Manajemen Sumber......

Words: 5352 - Pages: 22